Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kumpulan Puisi BD tentang Hari Buruh - Nerapost

Kumpulan Puisi BD tentang Hari Buruh - Nerapost

 (Sumber gambar: kompas.tv)

* Oleh BD, admin Nerapost.

1. Tangan yang Mengukir Waktu
Di telapak tangan yang retak,
waktu tidak berjalan
,ia dibentuk.
Setiap peluh adalah kalimat sunyi
yang ditulis di tubuh bumi.
Buruh bukan sekadar bekerja,
ia sedang bertanya pada dunia
.
Siapa yang benar-benar memiliki hidup ini?


2. Mesin dan Jiwa
Mesin berputar tanpa tanya,
tapi manusia selalu terluka oleh makna.
Di antara roda besi dan napas lelah,
ada jiwa yang tak bisa diproduksi massal.
Hari buruh bukan perayaan kerja,
melainkan peringatan bahwa manusia
bukan bagian dari mesin.


3. Upah yang Tersembunyi
Apa upah dari lelah yang tak terlihat?
Mungkin bukan uang, bukan angka,
melainkan kemampuan untuk tetap bertahan
di tengah dunia yang lupa cara berterima kasih.
Buruh tidak selalu dihitung,
tetapi selalu menghitung ulang harapan.


4. Pabrik Waktu
Waktu dipotong-potong seperti roti,
dibagi antara jam kerja dan sisa hidup.
Namun siapa yang mengukur jiwa
yang perlahan habis di antara target?
Hari buruh adalah cermin retak
yang memantulkan pertanyaan lama
.
Apakah manusia masih milik dirinya sendiri?


5. Doa di Antara Bunyi Palu
Di antara bunyi palu dan deru mesin,
ada doa yang tidak pernah selesai diucapkan.
Ia tidak naik ke langit dengan kata-kata,
tetapi tinggal di tangan yang terus bergerak.
Hari buruh adalah liturgi sunyi
bagi mereka yang mencipta dunia
tanpa pernah disebut pencipta.

Post a Comment for "Kumpulan Puisi BD tentang Hari Buruh - Nerapost"